Logo Line
send an email
discover

type anywhere to search

travel

HOW WE TRAVEL IN JAPAN ( Bahasa )

26 November 2017

Hi guys! hari ini gw mau share trip gw ke Jepang bulan November 2017.

Gw pergi bareng Daniel, Ester ( sepupu gw ) , dan Aufa ( temen gw ). SOOO actually this trip is super unexpected dan dadakan karna satu dan lain hal, awalnya cuma gw dan Aufa yang pergi, sampe akhirnya gw ajak Ester dan akhirnya ajak Daniel, karna trip kita yang unexpected ini, akhirnya kita punya tiket yang beda2, gak barengan hahaha.

Gw dan Aufa naik Japan airlines ( my fav airlines ), Ester naik ANA karna japan airlines nya udah mahal jadi yaudah beda pesawat, dan karna Daniel yang paling last minute, dia terpaksa naik airasia karna cari yang paling murah aja.

 

Taken using disposable cam iso 400

 

 

So, tips number 1.

 

1. Pilih maskapai dengan pintar dan penuh pertimbangan

 

Dulu aku sering naik airasia, sometimes airasia bisa ngasih promo yang gila-gilaan. Sempet tahun 2015 ke Jepang naik airasia 2,8jt PP tapi nyari tiketnya pun dengan susah payah. My mom really work hard to find that ticket! Tapi sekarang sekarang ini harga airasia gak jauh beda sama airlines lainnya, banyakan tiket Airasia ke Jepang  3,5-4 juta BELUM TERMASUK BAGASI DAN MAKAN! So lately i dont really recommend airasia karna jatohnya sama aja malah bisa rugi, kalo naik ANA / Japan Airlines bisa dapet 5jt PP and their service is excellent. Khusus maskapai Jepang mereka bolehin kita bawa bagasi 23KG x 2 jadi 2 koper masing2 23KG so total 46KG! kalo kalian naik garuda, turkish, emirates, dkk mereka cuma memperbolehkan membawa 1 koper dengan maksimum berat 30KG ( if im not mistaken ). Talking about maskapai Jepang, u guys have no idea how much i love Japan, im CRAZYYYY IN LOVE with this country, i lovvvvveeeee everything sampe maskapainya juga. Setiap ketemu temen yang tanya2 soal Jepang gw selalu semangat pake banget nyeritain tentang Jepang,and what i love about Japan airlines is the service, so far belum pernah nemu pramugari/pramugara yang lebih santun daripada maskapai Jepang, terus makanan di pesawat bener2 luar biasa enak dan melimpah!!! OK next point!

 

 

2. Penginapan

 

Ofcourse we choose Airbnb for us to stay. Gw memilih Airbnb instead of hotel karna hotel di Tokyo mahal banget compared to Airbnb, dengan size kamar super duper kecil dan strictly for 2 people only. Akhirnya gw cari penginapan di daerah Shinjuku karna Shinjuku cukup dekat kemana mana. If you guys wanna know i have this habit, sering banget kalo bosen dan butuh hiburan i randomly checked Airbnb / aplikasi travel lainnya cuma untuk cek cek hotel/tiket pesawat di negara negara, i dont know it makes me really happy bc i love travelling too much  ( weird habit i know ). SOO waktu saatnya travelling tiba gw udah punya list Airbnb mana yang pengen gw coba, akhirnya nyobain satu Airbnb ini  dengan harga murah hanya 1 jt-an per malam, bisa untuk 5 orang kalau mau sempit2an, ada dapur, kulkas, microwave, 5 menit dari station, ada lift juga. So this place is really perfect for us, apalagi nginep rame-rame jadi murah bangetttt kann??? Another point yang aku mau tekenin ke kalian, menurut aku di Jepang ga ada tempat yang jorok, so this Airbnb also super duper clean and comfy sesuai di gambar banget. Oh iya ada tips juga dalam memilih Airbnb, selain lokasi harus di perhitungkan, lift juga harus di perhitungkan karna beberapan temen punya pengalam karna gak perhatiin / tanya sama hostnya, mereka dapet Airbnb yang ga ada lift dan harus setengah mati angkat koper, selain itu jangan lupa di cek rating si host dan review orang-orang yang pernah menginap di tempat tersebut.

 

 

 

3. Transportasi dari Bandara ke kota

 

I havent mentioned this to you guys, gw gak pernah pake travel/ tour guide untuk trip jalan jalan gw, i love planning stuffs by myself, gw suka di repotin dengan hal-hal travelling, so yea. Untuk transportasi dari Bandara ke kota pastinya banyak cara, mulai dari sewa supir pribadi,taksi, uber, bus, sampai subway. Kalo kalian belum tau taksi di Jepang setau gw termahal di banding negara2 maju lainnya, argonya bisa mencapai 2 – 4 juta rupiah, sedangkan Uber juga 1,5 jutaan ke atas. I guess im not going to pay for that ofcourse. For me the best choice is to take the bus, bus service ada di bandara Haneda maupun Narita, loketnya langsung ada di area penjemputan, u guys will see it immedietly. Harganya beda-beda tapi kemarin gw naik yang paling murah dengan harga 1000 yen ( sekitar 100 ribuan sekali jalan ) dari Narita airport ke Tokyo Station. Bus nya ada setiap 15 menit so you guys don’t need to worry, u really don’t need to worry when you’re travelling in Japan, karna kota ini sangat lengkap, mudah akses kemana mana, orang2 local yang sangat baik dan helpful dan negara yang sangat amat aman. Oh iya lanjut setelah sampai di Tokyo Station menggunakan bus, gw lanjut naik subway dari Tokyo Station ke Shinjuku, well this is the hardest part of the trip so far, nyari alamat Airbnb!!!!!! karna berhubung Airbnb adalah apartemen / rumah gak bisa tau exact locationnya, sama aja kaya cari alamat di Jakarta jauh lebih susah di banding cari hotel ya khannnsss. Belum lagi bawa koper sambil jalan dan kedinginan begitu…… But that’s ok, this part is really fun even tho its killing to bring all those huge luggages by ourselves while finding the right apartment. Singkat cerita, tanya orang, dan nyari rumah yang sama kaya foto di Airbnb membutuhkan waktu cukup lama, akhirnya kita sampai dengan selamat di Airbnb kita.

 

 

 

4. SIMCARD

 

WELLLLL right now we live in a millenials generation where u want to stay update online, so u need to buy a simcard, trip kemarin gw beli simcard di tokopedia, jadi udah ready dari Jakarta,  harganya sekitar 350rb untuk 7 hari. Kalo di trip sebelumnya gw sewa wifi portable semacam bolt, satu wifi portable bisa untuk 4 device if im not mistaken, but that’s not a really smart idea, karna kita harus sama2 terus karna wifi jangkauannya terbatas, belum lagi si wifi portable harus di cas dan batrenya bisa habis se waktu waktu sooo simcard is a really smart idea.

 

 

5. Transportasi selama di Jepang

 

Selama di Jepang gw menggunakan transportasi subway, kereta bawah tanahnya. Gw sangat menyarankan untuk kalian membeli kartu Pasmo atau Suica yang bisa kalian akses di setiap subway station, di mesin-mesinnya pasti ada, karna kalo kalian beli single trip setiap kalian mau pergi, bakal ngerepotin dan buang waktu banget. Di Jepang subwaynya lumayan rumit, banyak banget linenya dan kalo kalian beli single trip ticket kalian harus keluar di lines yang kalian masuki ( misal kalian menggunakan JR lines, harus keluar di JR lines juga )  kalo pake Suice / Pasmo kalian bebas keluar / masuk di mana aja. Selain itu Pasmo dan Suica bisa kalian pake untuk beli makanan di minimart, vending machine dsb. Bedanya Pasmo dan Suica cuma beda di nama brand aja, kegunaanya tetap sama kok.

 

 

 

 

6. Kemana mana dengan Google maps.

 

Bepergian kemana pun gw saranin untuk selalu cek google maps, karna google maps akan sangat mempermudah, tulis tujuan kalian mau kemana, dan mereka akan kasih detail pilihan transportasi yang kalian bisa pake, kalo kalian pilih subway google maps akan kasih tau waktu perjalanan, jalur mana yang harus kalian pilih, bakal ngelewatin station mana aja, dan kadang mereka juga kasih detail ongkos yang akan kalian keluarkan, pokoknya google maps adalah segalanya selama kalian travelling.

 

 

I guess that’s it for now untuk tips dan informasi travelling ke Jepang, hope all of this points help especially buat kalian yang mau ke Jepang tanpa tour guide! Believe me its really fun to travel by yourself, it makes u learn a lot of things and get to know more about other countries culture and locals. i really support everyone yang mau travelling tanpa tour! semangat!!

 

Thankyou for reading once again! sorry if there’s any unclear information…

 

comment down below if you guys have any question, also don’t forget to check my instagram @melodyamadeas and also @nielshepherd! see u guys in other travel tips 🙂